ARB.COM, – Wali Kota Ambon Bodewin Wattimena menghadiri Perayaan Hari Anak Misioner Sedunia Tahun 2026 yang diselenggarakan Karya Misi Kepausan Indonesia (KMKI) Keuskupan Amboina. Kegiatan berlangsung meriah di Paroki Ahuru, Kevikepan Kota Ambon, Minggu 4 Januari 2026.
Perayaan ini mengangkat tema *”Satu dalam Kristus Bersatu dalam Misi”* atau *”One Christ, United in Mission”*. Tema tersebut menjadi pengingat bagi anak-anak Katolik untuk tumbuh sebagai generasi yang hidup dalam kasih Kristus dan memiliki semangat berbagi serta melayani sesama tanpa memandang perbedaan.
Kehadiran Wali Kota Ambon menjadi bentuk dukungan pemerintah kota terhadap pembinaan karakter dan nilai-nilai kemanusiaan bagi anak-anak sejak usia dini. Dalam sambutannya, Bodewin Wattimena mengapresiasi peran Gereja Katolik, khususnya KMKI Keuskupan Amboina, yang secara konsisten membina anak-anak untuk memiliki kepedulian sosial dan semangat misi.
“Hari Anak Misioner Sedunia ini bukan hanya perayaan seremonial, tetapi momentum penting untuk menanamkan nilai solidaritas, kasih, dan tanggung jawab sosial kepada anak-anak kita. Saya bangga melihat antusiasme anak-anak yang hadir hari ini,” ujar Bodewin.
Ia menegaskan, Pemerintah Kota Ambon berkomitmen mendukung kegiatan-kegiatan keagamaan dan pembinaan generasi muda yang membangun karakter positif. Menurutnya, anak-anak adalah aset bangsa yang harus dipersiapkan menjadi pribadi beriman, berilmu, dan peduli terhadap sesama.
Ketua Panitia Perayaan Hari Anak Misioner Sedunia KMKI Keuskupan Amboina menyampaikan bahwa kegiatan ini diikuti ratusan anak dari berbagai paroki di wilayah Kevikepan Kota Ambon. Rangkaian acara meliputi misa syukur, pementasan kesenian anak, doa bersama, serta aksi solidaritas pengumpulan dana misi untuk anak-anak di wilayah kurang mampu.
“Melalui tema ‘Satu dalam Kristus Bersatu dalam Misi’, kami ingin mengajak anak-anak memahami bahwa panggilan misi tidak mengenal batas usia. Sekecil apa pun tindakan kasih yang mereka lakukan, itu berarti bagi sesama,” jelas Ketua Panitia.
Suasana perayaan di Paroki Ahuru berlangsung penuh sukacita. Anak-anak tampil mengenakan pakaian adat dan kostum bernuansa misi, menyanyikan lagu-lagu rohani, serta menampilkan tarian dan drama bertema solidaritas. Orang tua dan umat yang hadir juga memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan tersebut.
Perayaan Hari Anak Misioner Sedunia merupakan agenda tahunan Karya Misi Kepausan Indonesia yang bertujuan menumbuhkan kesadaran misioner sejak dini. Dana yang terkumpul dari aksi solidaritas akan disalurkan untuk membantu anak-anak di daerah misi, baik di Indonesia maupun di luar negeri.
Pemerintah Kota Ambon berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan. Pembinaan spiritual dan sosial bagi anak-anak dinilai penting untuk membentuk generasi yang berkarakter, toleran, dan siap berkontribusi bagi pembangunan kota dan bangsa.
Wali Kota Ambon menutup sambutannya dengan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga kebersamaan dan toleransi antar umat beragama. Ia menegaskan bahwa semangat “Satu dalam Kristus Bersatu dalam Misi” sejalan dengan semangat hidup orang basudara di Kota Ambon.
Perayaan ditutup dengan doa bersama dan berkat penutup dari pimpinan gereja setempat, disambut tepuk tangan meriah dari seluruh peserta yang hadir. *(









