Dansat Brimob Polda Maluku Tekankan Presisi dan Sikap Humanis Jelang Evaluasi Reformasi Polri Pada Saat Apel Gabungan

Berita, Polda maluku410 Dilihat

arumbae.com- Ambon, Jelang evaluasi reformasi Polri yang berlangsung Nanti dalam tiga minggu ke depan, Polda Maluku gelar apel gabungan di Lapangan Letkol Pol (Purn) Chr. Tahapary, Tantui, Kota Ambon, Senin (17/11/2025).

Apel ini dipimpin langsung Komandan Satuan Brimob Polda Maluku, Kombes Pol Irfan S.P. Marpaung, SIK., M.Si, yang menegaskan pentingnya implementasi penuh program Presisi dan pelayanan humanis di setiap lini tugas kepolisian.

Di kesempatan tersebut, turut Hadir Irwasda serta Pejabat Utama Polda Maluku. Di hadapan personel, Kombes Irfan mengingatkan bahwa tuntutan masyarakat terhadap kinerja Polri semakin tinggi sehingga setiap anggota dituntut bekerja profesional, terbuka, dan responsif.

Kombes Irfan menyampaikan bahwa aspek Prediktif menjadi fondasi penting dalam menjalankan tugas. Ia menekankan bahwa personel Polri harus mampu membaca situasi, menganalisis potensi kerawanan, dan menyiapkan langkah preventif.

“Setiap tugas harus direncanakan dengan baik. Analisa situasi penting agar pelaksanaan di lapangan berjalan optimal,” ujarnya.

Ia juga menyoroti pentingnya Responsif dalam pelayanan publik. Menurutnya, Polri harus hadir di tengah masyarakat, merespons cepat setiap keluhan, dan memberikan dampak positif melalui kehadiran anggota di lapangan.

“Anggota harus bisa merespons keinginan warga, bekerja sesuai tugas pokok, dan memberikan manfaat,” kata Irfan.

Kombes Irfan kembali menegaskan komitmen transparansi. Menurutnya, setiap langkah anggota Polri saat ini berada dalam pengawasan publik, sehingga prinsip transparansi dan akuntabilitas tidak bisa ditawar.

“Tugas kita ini banyak diawasi oleh semua lapisan,” tegasnya.

Sikap humanis, kata Irfan, wajib diterapkan seluruh personel. Ia mengingatkan bahwa Polri akan menjadi sorotan dalam waktu dekat, sehingga kualitas pelayanan publik harus benar-benar dirasakan masyarakat.

Dalam apel tersebut, Kombes Irfan juga menyampaikan langkah penguatan ideologi kelembagaan, terutama di Sekolah Polisi Negara (SPN). Kini, SPN memasukkan mata pelajaran Falsafah Bhayangkara sebagai materi wajib agar personel baru memahami dasar filosofis tugas kepolisian sesuai arahan pimpinan Polri.

“Kita sudah berkomitmen untuk bekerja dengan baik. Kita harus bangga menjadi anggota Polri, banyak orang ingin menjadi bagian dari institusi ini,” tutupnya. (*)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *