Kapolda Maluku : operasi ini bukan sekadar penindakan, tetapi penataan serius terhadap keselamatan

Berita, Polda maluku398 Dilihat

arumbae.com- Ambon, Polda Maluku resmi menggelar Operasi Zebra Salawaku 2025, sebuah operasi berskala nasional yang menargetkan penurunan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas. Apel gelar pasukan dipimpin langsung Kapolda Maluku Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, Senin (17/11/2025), di halaman Mapolda Maluku.

Sejak hari pertama, Kapolda menegaskan bahwa operasi ini bukan sekadar penindakan, tetapi penataan serius terhadap keselamatan dan ketertiban lalu lintas di seluruh wilayah Maluku.

Operasi Zebra ini merupakan bagian dari cipta kondisi menjelang Operasi Lilin Salawaku 2025, yang akan berlangsung pada Desember mendatang.

“Operasi Zebra adalah operasi Harkamtibmas untuk menciptakan kondisi sebelum Operasi Lilin. Laksanakan dengan mengedepankan koordinasi dan kerja sama seluruh instansi terkait,” tegas Kapolda.

Operasi Zebra Salawaku digelar serentak secara nasional hingga 30 November 2025. Sasaran utamanya adalah menurunkan angka pelanggaran, kecelakaan fatal, serta meningkatkan disiplin dan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas.

Kapolda Dadang menyebut peningkatan jumlah kendaraan dan mobilitas masyarakat menuntut penanganan yang lebih serius. Menurutnya, keselamatan berlalu lintas bukan hanya menjadi tanggung jawab Polri, tetapi seluruh pemangku kepentingan.

“Permasalahan lalu lintas bukan saja tugas Polri. Kita butuh koordinasi berkelanjutan untuk mengurangi pelanggaran, kecelakaan fatal, dan meningkatkan budaya tertib lalu lintas,” ujarnya.

Tiga Instruksi Strategis Kapolda

Kapolda Maluku memberikan tiga penekanan utama kepada seluruh personel yang terlibat dalam Operasi Zebra Salawaku 2025:

1. Edukasi Masif ke Publik

Personel diminta aktif memberikan edukasi ke sekolah, kampus, komunitas masyarakat, serta memaksimalkan peran media sosial, media elektronik, dan media cetak.

“Masyarakat harus patuh bukan karena takut polisi, tapi karena sadar pentingnya keselamatan,” imbuhnya.

2. Selektif terhadap Pengendara Mabuk dan Pengguna Narkoba

Kapolda menyoroti bahwa banyak kecelakaan fatal dipicu pengendara dalam pengaruh alkohol atau narkoba. Ia meminta penindakan profesional, humanis, dan fokus pada titik rawan kecelakaan.

3. Jaga Integritas, Tidak Ada Ruang untuk Pelanggaran

Irjen Dadang menegaskan tidak akan mentolerir tindakan yang merusak citra Polri selama pelaksanaan operasi.

Operasi Zebra Salawaku 2025 menjadi langkah tegas Polda Maluku dalam menghadapi tren kecelakaan lalu lintas yang meningkat. Namun tantangan terbesar adalah implementasi di lapangan—khususnya dalam memastikan konsistensi penindakan pengendara mabuk dan efektivitas sosialisasi keselamatan.

Dengan sinergi lintas sektoral, pendekatan edukatif, serta integritas aparat, Polda Maluku menargetkan terciptanya budaya tertib lalu lintas yang berkelanjutan di seluruh wilayah.

Apel tersebut turut dihadiri Wakapolda Brigjen Pol. Imam Thobroni, Irwasda, Pejabat Utama Polda Maluku, serta unsur terkait seperti Dinas Perhubungan Maluku, BPTD Kelas II Maluku, PT Jasa Raharja Cabang Ambon, POM Kodam XV/Pattimura, dan POM Koarmada III/Ambon.(*)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *