Wali Kota Ambon Temui Menag RI dalam Jamuan Makan Malam, Perkuat Sinergi Kerukunan Umat

Pemkot Ambon133 Dilihat

ARB.COM, – Wali Kota Ambon Bodewin Wattimena menjamu makan malam Menteri Agama RI Prof. Dr. K.H. Nasaruddin Umar, M.A. di Ambon, Jumat malam 16 Januari 2026. Pertemuan informal ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus diskusi ringan seputar penguatan moderasi beragama dan peran pemerintah daerah dalam menjaga kerukunan.

Jamuan tersebut digelar setelah Menteri Agama menyelesaikan rangkaian kunjungan kerja di Maluku, termasuk peresmian UIN A.M. Sangaji Ambon dan pertemuan tokoh lintas agama. Wali Kota Ambon hadir langsung untuk menyambut dan berdialog dengan Menag RI.

Dalam suasana santai, Wali Kota Bodewin menyampaikan terima kasih atas perhatian Kementerian Agama terhadap perkembangan keagamaan di Maluku. Ia menegaskan komitmen Pemerintah Kota Ambon untuk terus menjaga Kota Ambon sebagai salah satu wilayah dengan tradisi toleransi yang kuat.

“Kehadiran Bapak Menteri di Ambon memberi semangat bagi kami. Kerukunan yang ada harus terus dirawat melalui kebijakan yang berpihak pada nilai kebersamaan dan saling menghormati,” kata Bodewin.

Menag RI Nasaruddin Umar mengapresiasi sambutan Pemerintah Kota Ambon. Ia menyebut Maluku memiliki nilai historis dan sosial yang unik dalam membangun hidup berdampingan antar umat beragama.

“Maluku adalah bukti bahwa perbedaan bisa menjadi kekuatan. Tugas kita adalah menjaga itu melalui pendidikan, dialog, dan kerja nyata di lapangan,” ujar Menag.

Pertemuan juga menyinggung pentingnya penguatan pendidikan karakter berbasis nilai agama dan kepedulian lingkungan. Wali Kota Ambon menyatakan kesiapan untuk mendukung program-program Kementerian Agama yang selaras dengan visi pembangunan Kota Ambon.

Jamuan makan malam berlangsung hangat dan dihadiri sejumlah pejabat lingkup Pemkot Ambon. Kedua pihak berharap komunikasi yang terjalin dapat ditindaklanjuti dengan program kolaboratif di bidang pendidikan, sosial, dan keagamaan.

Pemerintah Kota Ambon menilai kunjungan Menteri Agama ini memperkuat arah pembangunan daerah yang inklusif, damai, dan berkeadaban. *(

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *